Minggu, 20 September 2009

Kondom bantu perangi Perubahan Iklim

LONDON, kompas..com — Membagikan alat kontrasepsi secara gratis ke masyarakat negara berkembang membantu memperlambat pertumbuhan penduduk sehingga diharapkan dapat mencegah eksesnya terhadap perubahan iklim. Menurut laporan jurnal medis Inggris, Lancet, lebih dari 200 juta perempuan di seluruh dunia berharap mendapatkan akses alat kontrasepsi gratis,

Tidak terkabulnya harapan tersebut telah berbuntut ke 76 juta kehamilan yang tidak dikehendaki setiap tahunnya. Dalam tajuk rencananya, editor Lancet menerangkan, jika para perempuan itu memiliki akses gratis terhadap kondom atau metode keluarga berencana lainnya, maka angka pertumbuhan penduduk dapat ditekan. Hal itu pun diperkirakan dapat mengurangi ekses negatif terhadap lingkungan.

Komentar yang beredar merespons jurnal kesehatan itu menyebutkan, "Saat ini bermunculan debat dan kepentingan yang mengaitkan hubungan antara kedinamisan jumlah penduduk, HAM, kesehatan reproduksi, dan hubungan seks."

Penduduk dunia diproyeksikan melonjak hingga 9 juta jiwa menjelang 2050. Sebanyak 90 persen dari angka pertumbuhan itu berasal dari negara-negara berkembang.

Ini bukan pertama kalinya isu gaya hidup dikaitkan dengan kampanye memerangi pemanasan global. Sejumlah pakar perubahan iklim sebelumnya merekomendasikan agar konsumsi daging hewan dikurangi untuk memperlambat pemanasan global dengan kehadiran lebih banyak hewan yang berperan dalam menjaga keseimbangan alam.

Lancet yang mengutip sebuah laporan di Inggris menjelaskan bahwa program keluarga berencana lima kali lebih murah dibandingkan dengan penerapan teknologi pada umumnya untuk memerangi perubahan iklim. Menurut laporan itu, setiap 7 dollar AS yang digunakan bagi program keluarga berencana setara manfaatnya dengan pengurangan emisi karbon dioksida lebih dari 1 juta ton.

Beberapa pakar yakin, pertumbuhan penduduk yang normal memiliki kemungkinan kecil untuk secara signifikan meningkatkan risiko pemanasan global. Sementara itu, ledakan jumlah penduduk di negara berkembang dikhawatirkan dapat mengarah pada kenaikan permintaan terhadap bahan pangan dan tempat tinggal sehingga rentan berimplikasi pada perubahan iklim yang berisiko menimbulkan pemanasan global.

Jadi kesimpulannya..
Perubahan Iklim dapat diantisipasi dengan:
1). Menekan Laju pertubuhan penduduk dengan cara menggunakan kondom melaksanakan program Keluarga Berencana.
2). Mengurangi konsumsi makanan daging hewan untuk memperlambat pemanasan global dengan kehadiran lebih banyak hewan yang berperan dalam menjaga keseimbangan alam.


"Penduduk dunia diproyeksikan melonjak hingga 9 juta jiwa menjelang 2050. Sebanyak 90 persen dari angka pertumbuhan itu berasal dari negara-negara berkembang".

Bayangin aja, gimana efeknya kalo pertumbuhan penduduk begitu tinggi untuk beberapa tahun kedepan, efek yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:
1). Kenaikan pertumbuhan penduduk tidak diikuti dengan kenaikan luas lahan / daratan yang dapat ditinggali / dihuni oleh penduduk.
2). Kenaikan pertumbuhan penduduk dapat menyebabkan jumlah pengangguran lebih banyak.
3). Kenaikan pertumbuhan penduduk, seperti yang telah dibahas diatas, dapat menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim dunia secara drastis.
4). Kenaikan pertumbuhan penduduk berjalan lurus dengan kenaikan terhadap permintaan bahan pangan dan tempat tinggal sehingga rentan berimplikasi pada perubahan iklim yang berisiko menimbulkan pemanasan global.

Jadi, buat yang perduli dengan BUMI kita, kalaupun kita tidak bisa melakuan sesuatu hal yang signifikan terhadap perubahan iklim dunia, tetapi kita bisa memulainya dari hal-hal kecil di sekitar lingkungan kita..
Kalau bukan kita, siapa lagi??


SALAM LESTARI...!!!!!!!!!!!!

Malu beli kondom bisa beli lewat internet-online : http://www.kondomku.com/



Jumat, 21 Agustus 2009

Mengibarkan Bendera Merah PUtih DI luweng Grubug jogja

LIVE METRO TV..


pada tanggal 17 agustus 2009, dapet kesempatan tuk ikut berpartisipasi dalam acara pengibaran bendera merah putih di luweng grubug-jomblang di wonosari jogja tepatnya di desa jetis kecamatan semanu

foto di depan luweng jomlang kedalaman sampai 80 meteran
From speleocamp 2009

persiapan sebelum masuk goa
From speleocamp 2009


foto di luweng grubug
From speleocamp 2009

pengibaran bendera di luweng grubug live metro tv cing
From speleocamp 2009


From speleocamp 2009


berfoto dengan anak2 Dari MAPALA UI jakarta
From speleocamp 2009

upacra di dalam gua hehehe....nasinalis mbanget hehehe
From speleocamp 2009

Rabu, 12 Agustus 2009

CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI

vidio klip yg inspiratif

Sabtu, 01 Agustus 2009

TERNYATA ROKOK TIDAK BERBAHAYA

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya.
Pada zaman dahulu kala di mana pada waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan, buktinya seperti cerita di bawah ini, dia tetap sehat walafiat.

Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Tapi ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan.

A. dr Jon Poni (suka main perempuan)
B. dr Jon Joni (suka minum minuman keras)
C. dr Jon Doni (suka segala jenis rokok) ..

Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba ketiganya bertemu dengan sebuah ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya lalu menggosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: 'Ha ha ha...' dan berkata 'Akulah Jin Ifrit!

Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian.


Berkatalah si A,'Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.'

Pufff ........!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.

Berkata si B, 'Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.'

Pufff .......... !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si B.

Berkata pula si C,'Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.'

Pufff ........... !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si C.

Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si A, ketika
dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari-hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan.

Tiba-tiba si A pun jatuh ketanah lalu mati!!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung.

Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua. Tiba2 si C keluar dalam keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin. Sambil memaki si jin ia berkata: JIN GUOBLUOOOKK .....!!!! KOREKNYA MANA ...???!!!

Safety Lesson-nya : 'Rokok Tidak Berbahaya sepanjang tidak ada koreknya'