Minggu, 07 Desember 2008

Ada Species Kodok yg punah di G.ungaran...


Ada Species kodok yang Punah di Gunung Ungaran?? hehehe sempet terkejut aq di buatnya, Huff sial...padahal aq uda belasan kali mendaki gunung ini baik dari jalur Jimbaran, Curug lawe,Gedung Songo, Medini udah aq coba, ...mendaki dengan prinsip : "Take nothing but picture, Leave nothing but save footprint, Kill nothing but Time."



ney ada berita dari kompas online:
abu, 26 November 2008 | 15:00 WIB

BOGOR, RABU - Meski belum termasuk dalam daftar sebagai hewan yang telah punah, kodok ungaran (Philautus jacobsoni) hampir tidak dapat ditemukan lagi saat ini. Hal tersebut dikatakan Hellen Kurniati, peneliti kodok dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

"Bahkan sampel spesimennya juga kita tidak punya," katanya di sela-sela training pengenalan amfibi di Museum Zoologicum Bogoriense, Cibinong, Bogor, Rabu (26/11). Satu-satunya sampel diambil tahun 1930-an dan disimpan di Museum Leiden, Belanda.

Bagaimana warna asli tubuh kodok tersebut pun Hellen mengaku tidak pernah melihatnya karena warnanya pudar setelah diawetkan. Sejak lebih dari tujuh dekade belum pernah ada yang melaporkan pernah melihat atau menemukannya kembali.

Kodok Ungaran merupakan spesies endemik yang dulunya hanya tinggal di dataran tinggi kawasan hutan Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. Ukuran tubuhnya termasuk kecil dan arboreal atau hidup di lubang-lubang pohon.

Menurut Hellen penyebab utama menghilangnya kodok Ungaran adalah perubahan habitat besar-besaran. Hutan alam yang asri sudah tak dapat ditemui di Gunung Ungaran dan kondisinya berbeda sekali dibandingkan puluhan tahun lalu.

Meski demikian untuk menyebutnya punah belum dapat dilakukan. Statusnya dalam daftar merah International Unionm for Conservatioj of Nature (IUCN) masih CR (critically endangered). Apalagi sampai saat ini belum pernah dilakukan survei secara menyeluruh untuk memastikan tak ada lagi spesies tersebut di sana.

Belum ada rencana dari LIPI untuk menggelar ekspedisi pencarian kodok Ungaran karena terbentur biaya dan tingkat urgensinya. Nah, apakah perburuan kodok Ungaran akan kembali kecolongan lagi oleh peneliti luar negeri?

-------------------------------------------------

kalo di pikir2 emang penebangan hutan di ungaran udah parah banget........ ini contoh foto2nya....

kayu- kayu di tumpuk di tepi hutan ...kayak gini....

From ungaran

kayu...buat bahan bakar di sebuah pabrik teh di ungaran.....
From ungaran

seorang penduduk setempat di gunung ungaran yg hanya mengabil kayu2 yg jatuh dan kayu pohon yg sudah mati dan lapuk.....( ternyata mereka sudah yg nota bene tertinggal ternyata pola pikirnya lebih "maju")
From ungaran


Sbuah mata air di gunung ungaran di tutup gara2 sebuah objek wisata di gunung ungaran, Dulu ini ada sebuah air terjun tempat hewan2 liar sperti burung, kadal,ular,katak dll utk mengambil minum, sekarang dipasang bus beton silinder memanjang ( sungguh saluran irigasi yg tidak ecological yg tidak mempertimbangkan perlunya Run Off dan Perkolasi)
From ungaran

semoga mata2 air sperti ini yang keluar dari celah2 batuan sperti ini masih bisa terselamatkan
( Kalo daerah tangkapan air baca: hutan dan pohon2an ditebangi habis mungkin 10 tahun lagi anda tidak akan menemui hal sperti ini di gunung ungaran)
From ungaran

Jadi nggak kaget kalo ada spesies yang punah....

13 komentar:

  1. hyahh... denger2 emang susah carinya, saya sendiri juga nggak tahu tempat yang jualan buku tu dimana,
    tapi dulu cerita dari temn2 kutilang jogja katanya sih pernah ada di johar...

    hmmm... tulisannya bgus mas.

    BalasHapus
  2. komentarnya asik juga, nah tu problem'ku dari dulu, belum bisa kasih komentar di tiap tulisan, jadi ya kesannya masih hambar gitu..
    kalo menurut mas'e gimana?
    hmmm sekalian mo berguru nih, biar tambah oke nulisnya...hehehe

    BalasHapus
  3. wow.... ayo cari terus kodoknya haha

    BalasHapus
  4. anggota SBC ada yang perorangan ada juga yang organisasi, kalo pengen lengkapnya silahkan ke sbc.web.id

    so boleh2 aja kalo mo gabung, akhir tahun ini pengamatan baru insidental, jadi kalo pengen pengamatn ya jalan aja.
    tapi insyALLAH dah ada rencana untuk Semarang Bird Walk 2009, ada beberapa tempat dah di plotkan untuk lokasi pengamatan. jadi nanti tiap bulannya bakal ada acara rutin pengamtan di tempat yang sudah ditentukan.

    kemaren rencana ke Sayung, kendal, tapak, rawapening untuk pengamtan burung air. untuk hutannya ke jimbaran, medini, Penggaron, Kalisidi. yang taman kota ada taman KB sama Tinjomoyo.

    wah kalo ada nomor hp'nya enak ni mas, bisa koordinasi langsung?

    BalasHapus
  5. trimakasih untuk nomornya, nanti kalo mo ada pengamtan saya akan hubungi mas'e, begitu?

    hehe, aku nulisnya membingungkan ya,
    Kuntul itu beda sama blekok sawah ms...

    BalasHapus
  6. salut pak sama anda..hehe..:)

    diselamatkan tu satwa punahnya....selamatkan tinjomoyo jg..:)

    BalasHapus
  7. waduuh . . saya yg orang ungaran aja blm pernah menjelajahi sampe segitunya. hehehehe.

    BalasHapus
  8. g.ungaran dah ancur,ea?
    siap2 longsor, kenah dah rumahku
    eh, kena gag ea?

    BalasHapus
  9. aku juga mencintai alam ini (insya allah)
    tapi kalo harus extra effort untuk menyelamatkan alam keliatannya ga mungkin deh
    jadi dalam rangka ikut serta menyelamatkan alam, aku hanya bisa melakukan hal2 kecil saja, yg insya allah bs ikut andil dlm melestarikan alam

    BalasHapus
  10. hai sahabat alam, salam kenal

    BalasHapus
  11. wah...kok jadi pengen ikutan jelajah model kamu yak
    seru banget!!!!!

    BalasHapus
  12. lama-lama jadi kayak gunung sindoro tuh gundulnya minta ampyuun

    BalasHapus
  13. great!! ambil sampel kalo jelas tujuannya boleh koq mas ^^, btw, foto katak yang di pohon tu ambil dimana? ada gambar yang lebih deket ga?

    BalasHapus